Bangkalan, Indonesiajayanews.com – terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Fondasi Governance: Penerapan Good Corporate Governance (GCG) PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda)”. Kegiatan yang digelar di Aula Rato Ebhu, Senin (04/05), ini menjadi momentum penting untuk mendorong transformasi Perseroda menuju perusahaan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam arahannya, Bupati Bangkalan menegaskan bahwa penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama dalam memastikan keberlangsungan dan kesehatan perusahaan daerah. Menurutnya, tata kelola yang baik akan menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja, kepercayaan publik, serta daya saing Perseroda di tengah dinamika ekonomi saat ini.
“Penerapan GCG harus menjadi budaya kerja, bukan hanya aturan di atas kertas. Dengan tata kelola yang baik, perusahaan daerah akan mampu berkembang secara sehat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih jauh, Bupati juga mendorong PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda) untuk mengambil peran strategis sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Optimalisasi potensi usaha, penguatan manajemen, serta pengambilan keputusan yang berbasis prinsip transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi langkah penting dalam mencapai tujuan tersebut.
FGD ini tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga wadah interaktif bagi para peserta untuk bertukar ide dan memberikan masukan konstruktif. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan sistem pengawasan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga dorongan inovasi dalam pengelolaan usaha.
Melalui diskusi yang produktif ini, diharapkan PT Sumber Daya Bangkalan (Perseroda) mampu bertransformasi menjadi BUMD yang lebih adaptif, kompetitif, dan berorientasi pada hasil. Ke depan, perusahaan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bangkalan secara berkelanjutan.(Miskawi/Humas-Bangkalan)












