*Pendidikan

UMKM Tlonto Ares Didorong Naik Kelas, Mahasiswa KKN UIN Madura Berikan NIB Gratis dan Alat Produksi

88
×

UMKM Tlonto Ares Didorong Naik Kelas, Mahasiswa KKN UIN Madura Berikan NIB Gratis dan Alat Produksi

Sebarkan artikel ini

PAMEKASANLiputan7terkini– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura turut mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program pendampingan administrasi dan pemberian alat produksi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 tersebut berlangsung di Dusun Tengah, Desa Tlonto Ares. Program menyasar para pelaku UMKM di desa setempat dengan memberikan pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis serta bantuan alat sealer plastik untuk meningkatkan kualitas pengemasan produk.

Pendampingan NIB dilakukan mulai dari pendataan pelaku UMKM, sosialisasi mengenai pentingnya legalitas usaha, hingga membantu proses pengisian dan pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS).

NIB menjadi salah satu bentuk legalitas usaha yang penting bagi pelaku UMKM. Legalitas tersebut dapat membantu pelaku usaha dalam mengakses berbagai program pemerintah, layanan perbankan, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

“Pendampingan ini kami lakukan agar para pelaku UMKM tidak hanya menjalankan usaha secara mandiri, tetapi juga memiliki legalitas yang jelas. Dengan adanya NIB, diharapkan mereka lebih mudah mengembangkan usaha dan mengakses berbagai peluang yang tersedia,” ujar salah satu mahasiswa KKN UIN Madura.

Selain pendampingan administrasi, mahasiswa KKN juga menyerahkan alat sealer plastik kepada pelaku UMKM yang memenuhi persyaratan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha menghasilkan kemasan yang lebih rapi, kuat, dan higienis.

“Pengemasan menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan daya tarik sebuah produk. Karena itu, kami memberikan alat sealer sekaligus memberikan pelatihan singkat mengenai cara penggunaan dan perawatannya,” lanjutnya.

Para pelaku UMKM juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung penggunaan alat tersebut sehingga dapat memahami cara pengoperasian secara tepat.

Program tersebut tidak berhenti pada penyerahan alat. Mahasiswa KKN juga berencana melakukan pendampingan lanjutan untuk memastikan alat yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan dalam kegiatan produksi sehari-hari.

Sementara itu, program pendampingan UMKM tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas produk masyarakat Desa Tlonto Ares.

“Harapannya, pelaku UMKM bisa semakin percaya diri dalam mengembangkan produknya. Legalitas usaha semakin tertata, kemasan semakin baik, dan pada akhirnya nilai jual produk juga meningkat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Madura berupaya menjadikan program pengabdian kepada masyarakat tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Penguatan legalitas dan peningkatan kualitas kemasan diharapkan mampu memperluas akses pemasaran produk UMKM sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Desa Tlonto Ares.

Dengan semakin tertatanya usaha masyarakat, UMKM di Desa Tlonto Ares diharapkan mampu berkembang secara berkelanjutan dan menjadi salah satu penggerak perekonomian lokal.