Uncategorized

Wabup Mimik Apresiasi Tiga Pelajar Sidoarjo Usung Gerakan Tukar Sampah Jadi Bibit

10
×

Wabup Mimik Apresiasi Tiga Pelajar Sidoarjo Usung Gerakan Tukar Sampah Jadi Bibit

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, – L7T – Tiga pelajar asal Kabupaten Sidoarjo yang terpilih sebagai
delegasi Jambore Delegasi Hijau memaparkan rencana aksi lingkungan yang akan mereka jalankan sepulang dari kegiatan nasional tersebut di hadapan Wakil Bupati
Sidoarjo, Mimik Idayana.

Ketiga delegasi tersebut yakni Mochammad Raffa Satria dari SMAN 1 Gedangan, Levia dari SMAN 1 Sidoarjo, dan Mochammad Aditya Pratama dari SMA Senopati Sedati. Mereka akan mengikuti Jambore Generasi Hijau 2026 yang digelar pada 21-
26 Agustus 2026.
Dalam paparannya, para delegasi mengatakan akan mengedukasi masyarakat terkait
pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik yang berpotensi menjadi mikroplastik
dan mencemari lingkungan. Edukasi akan dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari lingkungan sekolah, tempat tinggal masing-masing hingga kegiatan Car Free Day.
Levia mengatakan, permasalahan sampah plastik menjadi salah satu fokus utama
yang ingin mereka angkat dalam program keberlanjutan lingkungan.

“Masalah lingkungan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Kami ingin mengajak masyarakat memahami bagaimana mengolah sampah dengan benar. Dari sini kami memiliki program tukar yaitu menukar sampah plastik dengan bibit tanaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut ditargetkan mampu menjangkau sekitar 250 warga yang terdiri dari pelajar maupun masyarakat umum.

Melalui gerakan tersebut, masyarakat tidak hanya diajak memilah sampah, tetapi juga memperoleh manfaat berupa bibit tanaman yang dapat ditanam di lingkungan masing-masing.
Selain kegiatan secara langsung, para delegasi juga berencana melakukan edukasi
secara daring dan luring selama tiga bulan awal pasca mengikuti jambore.

Harapannya, semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

“Kami ingin membuka wawasan masyarakat dan mengajak mereka ikut bergerak.
Edukasi akan kami mulai dari sekolah, lingkungan tempat tinggal, hingga kegiatan – kegiatan publik seperti Car Free Day,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengapresiasi
terpilihnya tiga pelajar Sidoarjo sebagai delegasi Jambore Generasi Hijau 2026. Ia
berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti jambore dapat langsung diterapkan dan ditularkan kepada masyarakat.
“Setelah mendapatkan pelatihan, ilmunya harus bisa langsung diterapkan di Sidoarjo.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan mendukung dan mensupport program-program
yang berdampak positif bagi lingkungan,” kata Mimik.

Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi tantangan besar yang harus diselesaikan bersama. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah, namun kesadaran masyarakat untuk membuang dan mengelola sampah dengan benar masih
perlu terus ditingkatkan.

“Memang sampah adalah permasalahan kita bersama. Pemerintah sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi masih ada masyarakat yang membuang sampah
sembarangan. Karena itu, edukasi seperti ini sangat penting,” ujarnya.

Mimik juga mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah tangga
masing-masing dengan memisahkan sampah organik dan sampah plastik.

Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mengurangi timbunan sampah.

Ia menilai program penukaran sampah plastik dengan bibit tanaman dapat menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Selain membantu
mengurangi sampah, program tersebut juga mendorong gerakan penghijauan di lingkungan sekitar.

“Kalau sampah plastik dikumpulkan dan ditukar dengan bibit, masyarakat akan lebih
semangat. Bibitnya bisa ditanam di rumah, sekolah maupun lingkungan sekitar
sehingga manfaatnya berkelanjutan,” jelasnya.

Mimik juga mengajak para delegasi untuk terus mengembangkan inovasi lingkungan,
termasuk memberikan edukasi tentang pengolahan sampah serta membangun
kepedulian masyarakat terhadap persoalan pencemaran lingkungan.

“Saya juga berharap keikutsertaan delegasi muda Sidoarjo dalam Jambore Generasi
Hijau 2026 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan berperan aktif dalam mewujudkan Sidoarjo yang bersih,
hijau, dan berkelanjutan,” tutupnya. (Arifin/Kominfo)