TNI dan PolriUncategorized

Hilang Tiga Hari, Lansia 61 Tahun Berhasil Ditemukan Selamat oleh Tim SAR Gabungan

35
×

Hilang Tiga Hari, Lansia 61 Tahun Berhasil Ditemukan Selamat oleh Tim SAR Gabungan

Sebarkan artikel ini

MENTAWAI, Liputan7.terkini.com – Setelah dilaporkan hilang selama tiga hari saat pergi ke ladang di kawasan hutan, seorang lansia bernama Mangantar Saumatgerat (61), warga Desa Mara, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR gabungan, Rabu (1/7/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 08.35 WIB di tepi aliran Sungai Mara, hanya berjarak sekitar 300 meter dari titik perkiraan terakhir keberadaannya (Last Known Position/LKP). Penemuan tersebut merupakan hasil kerja sama Tim SAR gabungan bersama masyarakat yang terus melakukan pencarian sejak laporan diterima.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengungkapkan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat berkat kerja keras tim di lapangan serta dukungan masyarakat setempat,” ujarnya.

Peristiwa bermula pada Senin (29/6/2026), ketika korban berangkat menuju ladangnya sekitar pukul 08.00 WIB. Hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang sehingga keluarga bersama warga melakukan pencarian secara mandiri. Setelah upaya tersebut tidak membuahkan hasil, keluarga melaporkan kejadian itu kepada Basarnas Mentawai pada malam harinya.

Memasuki hari ketiga, Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga sekitar enam kilometer persegi. Berbagai metode diterapkan, mulai dari penyisiran darat di kawasan Monga dan Mabelau, penyusuran Sungai Mara menggunakan perahu karet (LCR), hingga pemanfaatan drone termal untuk membantu mendeteksi keberadaan korban dari udara.

Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan dibawa pulang ke kediamannya untuk mendapatkan pemeriksaan serta perawatan lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup.

Basarnas Mentawai turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, di antaranya Polsek Sipora Selatan, Pos AL Simaubuk, PMI, BPBD Kepulauan Mentawai, para relawan, nelayan, serta masyarakat yang bersama-sama mendukung keberhasilan operasi kemanusiaan tersebut.