*PemerintahanUncategorized

Presiden Prabowo Minta Kopdes Merah Putih Jadi Pusat Ekonomi Desa dan Penyalur Utama Subsidi

654
×

Presiden Prabowo Minta Kopdes Merah Putih Jadi Pusat Ekonomi Desa dan Penyalur Utama Subsidi

Sebarkan artikel ini

Liputan7terkini – Jakarta. Presiden Prabowo Subianto menyatakan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diarahkan untuk menjadi pusat ekonomi desa serta penyalur utama subsidi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia menjelaskan kembali tujuan pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sekaligus layanan-layanan yang disediakan untuk masyarakat.

“KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalam ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa. Obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota. Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage (ruang pendingin) supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya,” terang Presiden Prabowo, Senin (13/7/2026).

Ia juga memaparkan masyarakat desa, termasuk yang berprofesi utama sebagai petani, memiliki keterbatasan terhadap akses pembiayaan sehingga kerap terjerat utang rentenir untuk memenuhi biaya hidup selama masa tanam. Oleh karena itu, Presiden menekankan setiap desa harus memiliki koperasi yang menyediakan layanan simpan pinjam dengan bunga rendah.

“Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia,” ujar PPresiden Prabowo.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo optimistis jika nantinya setiap desa memiliki koperasi simpan pinjam, maka akan memutus praktik rentenir yang memberatkan para petani dan warga desa lainnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyatakan KDKMP akan menjadi penyalur utama subsidi.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus! Saya katakan ini harus! Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima,” tegas Presiden Prabowo.