*NasionalPemerintahan

Prabowo Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Tim Gabungan dan Bantuan Dikirim Sejak Pagi

709
×

Prabowo Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Tim Gabungan dan Bantuan Dikirim Sejak Pagi

Sebarkan artikel ini

JakartaLiputan7terkini– Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak Sabtu (15/8/2026) pagi, Presiden memerintahkan jajaran pemerintah untuk segera melakukan penanganan darurat dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo telah menugaskan sejumlah pejabat pemerintah pusat untuk langsung turun ke wilayah terdampak, khususnya Labuan Bajo dan Maumere.

“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/8/2026).

Sejumlah pejabat yang ditugaskan ke lokasi antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Sosial.

Selain unsur pemerintah, sejumlah BUMN juga diterjunkan untuk mendukung penanganan di lapangan. Di antaranya PLN, Telkom, Pertamina dan Bulog.

Pemerintah juga langsung mengirimkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak gempa. Sebanyak 50.000 paket sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan menuju Maumere.

“Selain itu telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” kata Teddy.

Bantuan Darurat Terus Bergerak

Penanganan terhadap korban gempa terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan berbagai lembaga terkait.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono juga ditugaskan Presiden Prabowo untuk mendatangi wilayah terdampak bersama sejumlah pejabat kementerian dan lembaga. Rombongan berangkat menggunakan pesawat Boeing TNI AU dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Labuan Bajo.

Agus mengatakan kondisi di lapangan membutuhkan langkah-langkah darurat, mulai dari pemenuhan kebutuhan logistik, bahan bakar minyak (BBM), listrik hingga jaringan komunikasi.

“Pada prinsipnya, kita akan hadir di sana, kemudian akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Kementerian Sosial juga telah menggerakkan bantuan sejak Sabtu siang. Bantuan tersebut meliputi makanan, tenda pengungsian, pakaian untuk orang dewasa dan anak-anak, serta berbagai kebutuhan darurat lainnya.

Sebanyak 48 ton beras turut dikirim untuk memperkuat kebutuhan pangan masyarakat terdampak. Kemensos juga menggerakkan bantuan logistik kebencanaan dengan total nilai sekitar Rp4,518 miliar.

Bantuan tersebut antara lain berupa tenda keluarga, tenda serbaguna, velbed, kasur, selimut, makanan anak, sandang, paket kebutuhan keluarga hingga dapur umum lapangan.

Pemerintah Pastikan Negara Hadir

Pemerintah memastikan penanganan korban gempa terus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di NTT juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah terdampak dapat segera dipenuhi.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kabupaten Nagekeo yang dilaporkan mengalami dampak cukup parah.

Presiden Prabowo meminta seluruh unsur terkait bergerak bersama agar masyarakat terdampak tidak menghadapi situasi bencana seorang diri.

“Pemerintah terus bergerak cepat menangani saudara-saudara kita di NTT,” kata Teddy.

Langkah cepat pemerintah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi sekaligus mempercepat proses penanganan darurat pascagempa.