Bangkalan, – Liputan7terkini – pemerintah bangkalan menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan cakupan imunisasi dasar lengkap dan penurunan jumlah anak zero dose melalui keikutsertaan pada Dialog Bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur bertema “Dari Komitmen Menjadi Aksi untuk Generasi Sehat dan Berkualitas Melalui Penurunan Zero Dose Imunisasi” yang digelar di Taman Belakang Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (29/6).
Mewakili Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan Zainal Alim, Kepala Dinas Kesehatan Nunuk Kristiani, serta Kepala Bapperida Wibagio Suharta.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menekankan bahwa pembangunan sektor kesehatan harus bergeser dari pendekatan kuratif menuju preventif. Menurutnya, imunisasi merupakan investasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat sekaligus menekan beban pembiayaan kesehatan di masa mendatang.
Adhy mengungkapkan bahwa capaian imunisasi dasar lengkap di Jawa Timur masih perlu ditingkatkan. Hingga Mei 2026, realisasi baru mencapai sekitar 34 persen, sementara target Provinsi Jawa Timur ditetapkan sebesar 95 persen. Bangkalan termasuk salah satu daerah yang masih memerlukan percepatan sehingga diharapkan segera melakukan langkah-langkah konkret.
Ia juga menyoroti masih adanya anak yang belum menerima imunisasi sama sekali (zero dose). Menurutnya, tantangan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh akses layanan kesehatan, tetapi juga rendahnya kesadaran masyarakat, faktor budaya, hingga munculnya keraguan terhadap pentingnya imunisasi.
“Oleh karena itu diperlukan gerakan bersama yang melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga dukungan media agar edukasi mengenai pentingnya imunisasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tegas Adhy.
Sekda Jatim meminta seluruh kabupaten/kota yang capaian imunisasinya masih rendah segera bergerak melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan perkembangan capaian imunisasi akan terus dipantau oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari upaya mencapai target nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan Zainal Alim menyatakan bahwa Diskominfo siap mengambil peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat melalui penyebarluasan informasi yang edukatif dan mudah dipahami.
“Percepatan imunisasi tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan komunikasi publik yang efektif. Diskominfo siap bersinergi dengan Dinas Kesehatan, Bapperida, pemerintah kecamatan, desa, media massa, serta tokoh masyarakat untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya imunisasi sebagai hak setiap anak. Melalui penyampaian informasi yang tepat dan berkelanjutan, kami optimistis kesadaran masyarakat akan terus meningkat sehingga target imunisasi di Kabupaten Bangkalan dapat tercapai,” ujar Zainal Alim.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan optimistis mampu mempercepat peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap sekaligus menekan angka zero dose, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan generasi Bangkalan yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.(miskawi)






