*Pemerintahan

Khofifah bagikan transformasi pendidikan Jatim kepada CPNS

8
×

Khofifah bagikan transformasi pendidikan Jatim kepada CPNS

Sebarkan artikel ini

 

Surabaya L7T.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan pengalaman transformasi pendidikan dan inovasi daerah kepada 163 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pusjar SKMP Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Makassar, Jumat.

“ASN bukan sekadar pelaksana kebijakan, melainkan penggerak perubahan yang menentukan masa depan Indonesia. Pemimpin bukan diukur dari banyaknya program, tapi dari besarnya manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Jawa Timur, Jumat malam.

Dalam kegiatan yang diikuti peserta Latsar CPNS Angkatan LVI, LVII, LVIII, dan LIX Tahun 2026 itu, mayoritas peserta merupakan dosen muda dari berbagai perguruan tinggi di Makassar.

Menurut Khofifah, pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah karena menjadi fondasi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Di mana-mana rumus memutus mata rantai kemiskinan adalah melalui pendidikan, maka pendidikan harus dijadikan penguatan bagi policy maker sekaligus investasi terbesar bagi sebuah bangsa dalam menyambut atau menjemput Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Khofifah menambahkan transformasi pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan prestasi, tetapi juga memastikan seluruh masyarakat dapat tumbuh, berkembang, maju, dan sejahtera bersama.

Ia menyebut Jawa Timur mencatat sejumlah capaian di sektor pendidikan, antara lain menjadi provinsi dengan penerimaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) terbanyak selama tujuh tahun berturut-turut pada periode 2020-2026.

Pada 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan beasiswa bagi 81.131 calon siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta serta 62.000 calon mahasiswa baru perguruan tinggi swasta (PTS).

“Kami ingin setiap anak di Jatim memperoleh kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas,” katanya.

Selain itu, Pemprov Jatim juga mengembangkan pendidikan vokasi melalui berbagai program, seperti pembelajaran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pembelajaran digital, East Java Information Education System (EJIES), serta pengembangan sekolah taruna.

Khofifah mengingatkan Indonesia tengah memasuki era bonus demografi yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta Latsar terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjadi pemimpin masa depan yang adaptif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Pusjar SKMP LAN RI Makassar mengapresiasi kesediaan Khofifah berbagi pengalaman kepada para peserta Latsar.

“Jawa Timur saat ini memiliki tagline sebagai Gerbang Baru Nusantara tidak diragukan lagi menjadi salah satu Provinsi terbaik di Indonesia. Semoga kehadiran Ibu Gubernur Khofifah bisa memberikan masukan yang nyata dan dibutuhkan bagi seluruh peserta,” katanya.